Bimbingan Teknis Perpustakaan Perguruan Tinggi Kota Surakarta Tahun 2024
10 Juni 2024
Kota Surakarta - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi pada tanggal 4 – 6 Juni 2024 di Hotel Solia Zigna, Kampung Batik, Surakarta, Jawa Tengah. Bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Jawa Tengah, kegiatan ini sukses diselenggarakan selama tiga hari dengan diikuti lebih dari lima puluh peserta dari perpustakaan perguruan tinggi di wilayah kota Surakarta dan sekitarnya.
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Kota Surakarta dibuka oleh Arif Handoko, S.Sos., M.H. selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta dan sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta. Dalam sambutannya, Arif Handoko, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa perpustakaan perguruan tinggi berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga tercipta sumber daya manusia yang unggul dan kuat literasinya. Sumber yang dimiliki perpustakaan akan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi sebagai sumber ilmu dan referensi.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., selaku Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tentang Strategi Pembinaan Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Mendukung Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. “Kecerdasan tidak ada batasnya bagi orang yang suka membaca”. Tutur beliau, maka diperlukan kemampuan baca kilat, jika Otak Manusia di Isi Satu Ilmu Setiap Detiknya Di Perlukan Waktu Sekitar 30 Juta Tahun Baru Otak Manusia Penuh. Banyak sekali informasi yang tersedia dan perlu diserap, maka kita perlu melatih kemampuan membaca tanpa mengurangi pemahaman informasi dan pengetahuan yang diserap. Berkaitan dengan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, beliau menambahkan tujuan Pendidikan yang paling universal, yaitu:
1. Membuat Peserta Didik Pandai, Berkarakter, Sopan Santun, Jujur, Etos Kerja Tinggi
2. Membuat Peserta Didik Mampu Menciptakan Lapangan Kerja & Memproduksi Barang/Jasa yg Dapat di Pakai Memenangkan Persaingan Global
3. Dapat Meningkatkan Income Percapita dan Devisa Negara
4. Peserta Didik Yakin Bisa Mendapatkan Keselamatan dan Kebahagiaan Dunia Akhirat
Turut hadir Ketua Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah, Suwondo, S.Hum., M. Kom. Menyampaikan materi mengenai “Strategi dan Program FPPTI Jawa Tengah dalam Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi”. Sebagai pengantar beliau menyampaikan “Amanat Musyawarah Nasional FPPTI 2023 Menuju Perpustakaan Perguruan Tinggi Modern, Merata dan Kontekstual”. Kelima program utama tersebut adalah:
1. Sumber Daya Manusia yang unggul dan terandalkan
2. Kolaborasi yang efektif dan berdaya guna
3. Mendukung literasi informasi perguruan tinggi yang berkualitas
4. Advokasi dan pemberdayaan pengguna yang berkelanjutan
5. Modernisasi Infrastruktur menuju perpustakaan perguruan tinggi yang modern dan diminati para pemustaka dari berbagai kalangan.
Di akhir pemaparan, sebagai bentuk dukungan untuk peningkatan standar nasional perpustakaan perguruan tinggi, beliau menjelaskan mengenai program kerja strategis FPPTI Jawa Tengah periode 2023 – 2026, serta aplikasi FPPTI Jawa Tengah diantaranya: aplikasi libraria (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi), keuangan, persuratan, layanan hosting untuk data repository, dan konsorsium.

Andri Yanto S.Sos., M.IKom., sebagai narasumber terakhir, menyampaikan materi “Pemberdayaan Perpustakaan” di awal sesi, penjelasan yang disampaikan diantaranya: pemberdayaan informasi, sumber belajar, sumber daya manusia, serta fasilitas perpustakaan dan promosi. Materi kedua adalah “Strategi, Inovasi & Kreasi Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi konteks, Akreditasi Perguruan Tinggi”. Pada materi ini peserta mendapat pengetahuan mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan terkait akreditasi perguruan tinggi, diantaranya laporan kinerja program studi yang laporannya mencakup kerjasama Tri Dharma, jurnal penelitian ilmiah Dosen Tetap Suatu Program Studi (DTPS), Pekan Kreativitas Mahasiswa, luaran penelitian lainnya, maupun sitasi penelitian baik DTPS maupun mahasiswa. Materi ketiga narasumber menjelaskan metode “Bibliometrik”, yaitu metodologi yang banyak dimanfaatkan dalam keperluan penelitian dalam kajian information science and technology, sehingga dapat mengetahui jumlah pengarang yang berkolaborasi, penelitian yang sedang tren, serta menjadikan suatu rencana dalam penelitian dalam bagian teknologi untuk kedepannya, dapat mengamati besaran kontributor, pola dalam kepengarangan, jumlah sitasi serta bahasa yang dipakai dalam suatu jurnal (Natakusumah 2014, 17). Metode ini dapat digunakan untuk menilai reputasi akademik, misalnya ingin mengetahi jejaring dosen terhadap artikel dengan institusi skala nasional ataupun internasional serta mencari celah-celah peneilitian untuk dosen. Setelah mendapatkan teori, peserta melakukan tugas kelompok sebagai praktik dan implementasi dari materi narasumber. Pada kegiatan ini ada 3 peserta terbaik selama mengikuti kegiatan, yaitu V. Sri Pertiwi dari Akademi Komunitas Tekstil Solo, Azis Awaludin dari Institut Agama Islam Bakti Negara, dan Isna Septiana dari STAI Syubbanul Wathon Magelang. Diharapkan melalui bimtek ini, peserta mendapat ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan standar nasional perpustakaan perguruan tinggi serta civitas akademika dan Masyarakat.