Bimbingan Teknis Perpustakaan Perguruan Tinggi Provinsi Lampung Tahun 2024
30 Mei 2024

Kota Lampung. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi pada tanggal 28 – 30 Mei  2024 di Hotel Emersia Lampung, Kota Bandar Lampung, Lampung. Bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, kegiatan ini sukses diselenggarakan selama tiga hari dengan diikuti oleh lima puluh peserta dari perpustakaan perguruan tinggi di wilayah Provinsi Lampung.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Provinsi Lampung dibuka oleh Dra. Woro Titi Haryanti, M.A. selaku Pustakawan Utama Perpusnas RI dan sekaligus memberikan paparan mengenai Strategi Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam paparannya, Dra. Woro Titi Haryanti, M.A. menyampaikan bahwa Perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Perpustakaan serta Perpustakaan sebagai jantungnya perguruan tinggi, memiliki peran sentral dalam perkembangan peradaban dan Teknologi, sehingga Diharapkan perpaduan pihak perpustakaan dengan perguruan tinggi dapat mewujudkan kemandirian belajar bagi mahasiswanya.

Turut hadir secara daring melalui zoom kepala LLDIKTI II Prof. Iskhaq Iskandar, beliau memberikan materi terkait dukungan Kebijakan Peningkatan Mutu Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi melalui Pengembangan Perpustakaan sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam paparannya Prof. Iskhaq Iskandar menyampaikan bahwa perpustakaan perguruan tinggi harus memberikan layanan terbaik, layanan prima kepada pemustaka dan masyarakat. Ciri-ciri Perpustakaan Berkualitas, diantaranya adanya pengakuan masyarakat, peningkatan kinerja perpustakaan, dan adanya konsistensi penyelenggaraan perpustakaan.


Kegiatan ini dihadiri pula oleh Pustakawan Ahli Pertama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Dra. Ratna Dewi M.M. Pada kesempatan ini beliau memberikan paparan terkait kebijakan dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi lampung dalam pembinaan perpustakaan perguruan tinggi. Beliau menyampaikan beberapa permasalah di perpustakaan perguruan tinggi, diantaranya terbatasnya jumlah koleksi, masih banyak perpustakaan perguruan tinggi yang belum sesuai standar sehingga diharapkan perpustakaan perguruan tinggi dapat melakukan kerjasama dan melakukan inovasi dalam rangka Pengembangan perpustakaan perguruan tinggi.

Diakhir sesi diskusi, Ketua Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) wilayah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Suraya Kaffi Syapura, M.T.A menyampaikan strategi dan program FPPTI Wilayah Provinsi Lampung dalam Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Dalam kesempatan tersebut beliau berharap perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Lampung dapat berjejaring khususnya dengan perpustakaan yang telah terakreditasi untuk memotivasi perpustakaan agar perpustakaan yang terakreditasi di provinsi lampung dapat terus meningkat.

Narasumber terakhir pada kegiatan Bimbingan Teknis, yaitu Andri Yanto S.Sos., M.IKom., menyampaikan materi “Pemberdayaan Perpustakaan” pada sesi pertama.  Pada sesi ini, beliau mengawali diskusi mengenai bagaimana pentingnya pemberdayaan informasi, sumber belajar, sumber daya manusia, fasilitas perpustakaan dan promosi untuk mencapai penyelenggaraan perpustakaan yang optimal. Materi kedua adalah Strategi, Inovasi dan Kreasi Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi, konteks “Akreditasi Perguruan Tinggi”. Materi ketiga menjelaskan metode “Bibliometrik”, dalam  menggunakan metode ini, narasumber berbagi mengenai penggunaan VOSviewer sebagai perangkat lunak yang membantu membantu membangun dan memvisualisasikan peta dan jaringan data. VOSviewer dapat digunakan untuk memvisualisasikan jaringan publikasi ilmiah, penelitian ataupun jurnal. Tujuannya untuk mendeskripsikan perhitungan tentang suatu proses komunikasi tertulis, sifat, dan arah perkembangan serta menghasilkan struktur intelektual dan tren yang muncul dari suatu bidang penelitian atau topik. Tidak hanya belajar tentang konsep dan teori, setelahnya peserta mempraktikan penggunaan VOSviewer secara berkelompok, dimana praktik ini akan membantu tugas pustakawan dalam mencari referensi yang kredibel berdasarkan kriteria yang diperlukan pemustaka.  

Strategi, inovasi, dan kreasi pengembangan perpustakaan perguruan tinggi yang merupakan tema dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran perpustakaan perguruan tinggi dalam menunjang akreditasi perguruan tinggi sebagai institusi induknya.